Sunday, January 2, 2011

Temu Koordinasi OMK dan Pendamping OMK 2010





Salam damai Kristus..
Para saudara terkasih puji dan syukur bersama kita ungkapkan atas berjalannya Temu Koordinasi Omk dan Pendamping OMK. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak terlebih kepada Pastor paroki yang telah mengirimkan perwakilan OMK. Berikut saya sampaikan beberapa hal berkaitan Temu Koordinasi OMK dan Pendamping OMK:

Peserta
Peserta yang hadir mewakili 10 paroki (1. Nunukan = 3 0rang; 2. Sebuku= 2. orang; 3. Pulau Sapi= 3 orang; 4. Malinau= 2 orang; 5. Sekatak= 2 orang; 6. Sungai Kayan= 3 orang; 7. Tanjung Selor = 9 orang; 8. Tanjung Redep= 3 orang; 9. Segah= 2 orang; 10. Tarakan = 8 orang). Jadi jumlah peserta yang hadir = 37 orang.
Dinamika Acara
Pada tanggal 21 November 2010 sejumlah OMK sudah berkumpul untuk mempersiapkan Temu Koordinasi. Me-rekalah yang menjadi panitia Temu Koordinasi.14 OMK yang hadir dari 4 paroki (Tarakan, Nunukan, Sungai Kayan dan Tanjung Selor) sebagai panitia. Da-lam pertemuan ini, dirumuskan tujuan diadakan Temu Ko-ordinasi: a) memberi kesempatan OMK untuk saling me-ngenal; b) mengetahui kerinduan dan kebutuhan pen-dampingan OMK dan c) menggagas kegiatan OMK bersama tingkat keuskupan.
Pada tanggal 11-12 Desember 2010 dilangsungkan Temu Koordinasi OMK dan Pendamping OMK. Ke-banyakan perwakilan paroki yang datang adalah OMK dan hanya sedikit yang mengirimkan pendamping OMK. Di ha-ri pertama peserta sharing pengalaman pendampingan dan kegiatan OMK di masing-masing tempat asal. Point pokok dalam sharing tersebut: Tantangan yang dihadapi OMK dalam berkegiatan; dan harapan untuk per-kembangan OMK ke depan. Di hari kedua, harapan yang telah ditemukan semakin dikonkritkan dengan tindakan strategis untuk mewujudkan harapan baik tinggkat paroki maupun tingkat lintas paroki (Keuskupan)

Hasil Temu Koordinasi
Dari Temu Koordinasi ini menghasilkan beberapa hal sebagai berikut:

Tantangan (permasalahan)
· Kurangnya dukungan orang tua dalam kegiatan OMK
· OMK Kurang semangat/antusias dalam berkegiatan
· Kurang percaya diri
· Letak geografis antara rumah dan Gereja berjauhan
· Tidak mudah mendapatkan dana untuk kegiatan
· OMK kurang terlibat karena faktor pekerjaan dan usia
· Tidak ada kepengurusan OMK yang jelas
· Sulit untuk mengumpulkan OMK 
· Kurang kerja sama antar paroki
· Kurang kesadaran sebagai OMK
·  Keuskupan : Kurang perhatian terhadap OMK di paroki-paroki

Haparan
· Dukungan penuh dari orang tua dan umat
· Diadakan pertemuan OMK secara berkala
· Adanya tim pendamping khusus untuk OMK di tingkat keuskupan
· Perlu adanya pengkaderan terhadap pengurus OMK
· Perlu adanya kunjungan ke stasi-stasi
· Perlu adanya LKTD
·  Tingkatkan kebersamaan lagi.
· Adanya kegiatan lintas paroki
· Perlu diadakan Temu Raya OMK se-KTS

Lagu OMK
Ada dua lagu yang berhasil diciptakan dalam Temu Koordi-nasi OMK

Membangun Kebersamaan
Hai kaum muda mari bersama
Melangkah maju membangun Gereja
Jangan kau ragu jangan kau bimbang
Satukan langkah dan tujuan kita
Reff
Mari semua maju bersama
Satukan tekan dan harapan kita
Jangan pesimis mari optimis
Mari kita wujudkan misi kita
Kita Saudara

Mari Teman Semua.
Kita Gandeng Tangan Bangun OMK.
Mari Teman Semua.
Kita Satu Hati Bangun OMK.
Reff: Lirik Kanan, Senggol Kanan.
Cubit Kiri Kanan Kita Saudara.
Lirik Kiri Senggol Kiri.
Cubit Kanan Kiri Kita Saudara.
Kadang Kita Jatuh.
Ayo kita Coba Bangkit berdiri.
Kadang Kita Goyah.
Rapatkan Barisan Satukan Hati
.


Tindakan Strategis

1. Kaderisasi dengan LKTD bagi pengurus OMK
Kaderisasi dilaksanakan kerjasama antara OMK dan Pendamping OMK setempat dan tim Komkep Ke-uskupan. Konkritnya, OMK dan pendamping OMK setem-pat mempersiapkan kepengurusan dan menemukan ke-butuhan untuk meningkatkan kapasitas peng-urus tersebut. Tim Komkep keuskupkan mem-bantu dalam peningkatan kapasitas OMK paro-ki. Untuk memenuhi kebutuhan LKTD OMK (khususnya tingkat SMA), dibangun kerjasama dengan pendampingan Antiok yang selama ini sudah berjalan di Paroki Tarakan. Paroki bisa mengirimkan (calon) pengurus OMK untuk mengikuti Antiok di Tarakan.

2. Meningkatkan Temu OMK Lintas Paroki
Temu OMK lintas paroki dirindukan karena menjadi media untuk saling meneguhkan sebagai OMK dan memperluas jaringan. Temu lintas paroki ini diusahakan untuk sebisa mungkin melibatkan paroki lain saat mengadakan kegiatan. Sampai saat ini baru dalam tahap kerinduan untuk mengadakan TEMU RAYA OMK SEKEUSKUPAN

3. Membangun jaringan komunikasi
Jaringan komunikasi yang paling dirasakan dan mengena bila ada kesempatan berkumpul bersama. Namun karena letak geografis yang berjauhan dan transportasi yang mahal, dibuat media komunikasi alternatif, yakni melalui jaringan telpon seluler dan internet.



No comments:

Post a Comment