Friday, April 29, 2011

PERAYAAN HUT ANAK & REMAJA MISIONER KE – 168 DI PAROKI HATI KUDUS YESUS LONG AYAN – SEGAH


Paroki Hati Kudus Yesus Long Ayan merayakan hari anak Misioner sedunia ke 168 dengan berbagai aneka kegiatan yang bersifat rohani dan jasmani. Perayaan ini memang telah diantisipasi sejak juah hari sebelumunya oleh para pendamping. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 1 Januari dan dibuka dengan pembacaan pesan pesan Bapa Paus bagi anak missioner di seluruh dunia dan dilanjutkan dengan doa Rosario lima Benua (Rosario lima benua) sampai pada tanggal 2 januari sebagai hari puncak pelaksanaan kegiatan Sekami.
Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
Kegiatan rohani.
Dalam perayaan ini, anak-anak Sekami bertindak sebagai petugas liturgy. Mulai dari persiapan pemberisihan gereja, dekorasi, koor, lector, komentator, doa umat. Pada perayaan ini tiga anak missioner mewakili tiga raja dari Majus ikut dalam perarakan imam dan diiringi dengan tarian adat Gaai. Pengorbanan, ketekunan, semangat, dan kebulatan tekad anak-anak SEKAMI membuahkan hasil yang memuaskan karena perayaan Ekaristi dapat dilaksanakan dengan sangat meriah dan penuh himat.
Bagi anak-anak SEKAMI hari  ini merupakan hari yang istimewa. Sadar akan perayaan yang khusus buat mereka maka anak-anak SEKAMI mensukseskan acara peringatan hari anak sedunia dengan warna yang berbeda. Hal ini tampak dalam pakaian yang mereka kenakan ketika datang mengikuti perayaan ekaristi. Semua anak-anak yang dating mengikuti perayaan ekaristi menggunakan pakaian adat khas Dayak Gaai. Hal ini semakin mendukung dan mengkondisikan terjadinya perayaan ekaristi yang indah dan syahdu.
Dalam homilinya pastor Stanis Kuway, MSC mengajak anak-anak dan remaja missioner untuk menghidupi semangat yang ditanamkan oleh Mgr. Charles De Forbin Janson yakni “Children helping children” Pastor Stanis mengharapkan agar semangat ini senantiasa dihidupi dalam kehidupan nyata setiap hari.  Selain itu pastor Stanis juga berpesan agar anak missioner merenungkan dan menghayati pengalaman tiga raja dari majus yang mencari sampai menemukan dan menyembah bayi yesus dalam palungan.
Setelah perayaan ekaristi  acara bersama anak-anak SEKAMI dilanjutkan dengan acara Actus Natal dan tiga raja. Di dalamnya terdapat fragmen singkat yang mengisahkan kembali kelahiran Yesus dan perjalanan tiga raja dari majus yang diperankan langsung oleh anak-anak missioner.
Rangkaian acara merayakan hari anak missioner sedunia ini dilaksanakan dalam suasana kesederhanaan namun meninggalkan kesan yang mendalam bagi anak-anak missioner maupun orang tua dan setiap orang yang hadir dan menyaksikan perayaan ini. Selain itu timbul tekad dalam diri anak-anak missioner untuk sungguh menarik makna dan mau menghayati dan menghidupi lakon yang diperankannya dalam kehidupan mereka setiap hari.  Anak-anak missioner  Long Ayan mau belajar dan mencontohi tokoh tiga raja dari Majus untuk mengunjungi dan menolong teman yang mungkin mengalami kesusahan dan penderitaan dalam hidup. Dalam semangat “Children helping children” mereka sungguh mau menolong teman atau siapapun yang mengalami kesulitan dan penderitaan dalam hidup.
Perayaan ini juga menimbulkan kesan baik karena semua peserta terlibat secara aktif dan bertanggungjawab. Selaini itu perayaan ini juga membuahkan suasana persaudaraan dan keakraban. Wujud dari persaudaraan da keakraban itu disatukan dalam makan bersama yang telah disediakan oleh orang tua anak-anaka missioner. ini menjadi tanda dukungan dan perhatian orang tua terhadap anak-anak mereka. Orang tua telah berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anak mereka.
Semangat missioner yang menggema dalam batin anak-anak missioner membuat mereak tidak kenal lelah dan tetap bersemangat mengkuti semua kegiatan yang dilaksanakan. Senyum missioner tetap tersungging di wajah anak-anak yang polos ini. Semangat dan senyuman ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi orang tua maupun siapa saja yang turut serta dalam perayaan ini. Anak-anak mengajarkan kepada orang tua mereka agar tetap bersemangat dalam melayani dan bersuka untuk Tuhan.
Kegiatan Jasmani
Gotong royong adalah semboyan anak missioner. kegiatan bekerjasama itu tampak dalam kegiatan membersihkan kompleks gereja, pastoran dan susteran. Mereka mau membagikan tenaga dan waktu untuk gereja dan rumah para pelayan Tuhan. Selain kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan di gereja mereka juga mengadakan perlombaan olahraga bola volley putera dan puteri.
Kegiatan yang juga dilaksanakan dalam semangat persaudaraan adalah acara tukar kado antar anak sekami. Setelah mendapatkan kado dari teman-temannya sendiri anak-anak missioner juga dibagikan kado oleh para pendamping. Semoga kegiatan ini dilaksanakan lagi di tahun depan. Selamat berpesta dan tetap semangat dalam semboyan children helping children

Salam
Sr. Faby, PRR



No comments:

Post a Comment