Friday, May 20, 2011

Da Mihi Virtutem


Peristiwa kunjung dan dikunjungi adalah sesuatu yang sangat menggembirakan bahkan sangat dirindukan oleh setiap insan. Ketika Elisabeth dikunjungi oleh Bunda Maria, ia diliputi oleh kebahagiaan yang luar biasa, hatinya bersuka ria bahkan anak yang berada di dalam kandungannya pun turut melonjak kegirangan. Ya itulah kebahagiaan.
 Rasanya pengalaman kegembiraan yang meluap ria seperti yang dirasakan oleh Elisabeth dirasakan juga oleh komunitas Maria Bunda Gereja  Long Ayan Segah ketika dikunjungi oleh pemimpin regio Jabatan kami yang baru Sr. M. Lidwin PRR dari tanggal 28 April – 03 Mei 2011 dalam visitasi perdana ke komunitas Suster PRR Long Ayan. Kehadirannya membakar semangat pelayanan dan memberikan sejuta harapan kepada ketiga saudarinya yang sedang berkarya di bumi Segah.Rasa kerinduan untuk bertemu dengan suster pemimpin regio begitu membuncah mana kala telah tiba hari kedatangannya. Tepat pukul 15.30 semua suster dan Pastor Kepala Paroki Hati Kudus Segah, tak ketinggalan frater TOP dan anak-anak sekami, OMK, beberapa warga bahkan ketua adat pun tak sabar menanti berharap cemas akan kedatangan suster pemimpin regio. Semua tak sabar melihat sosok seperti apakah suster pemimpin regio yang baru itu. Suasana cemas dan gelisah serta penasaran semakin membakar ketika mendengar bunyi ketinting yang mendekat di “batang” (tempat naik dan turun ke sungai). Akhirnya suster pun tampak tetapi suasana penjemputan tak kunjung kelihatan. Tenang suster... we have a surprise,,, celetuk frater pastoral. Suasana tampak seperti biasa saja, tetapi lihat apa yang terjadi ketika suster mulai mendaki bukit Reinha, ada bunyi yang lain. surprise,,, rupanya anak-anak dan beberapa warga serta suster dan pastor telah menunggu di depan pendopo susteran. Suasana hening serentak pecah ketika ketua adat kampung Long Ayan Bpk. Jiu Wung memberikan sambutan selamat datang. Suasana semakin girang manakala terdengar bunyi sampe yang diputar melalui tape recorder diperdengarkan. Serentak dengan bunyi musik sampe ini ada derap langkah kaki menghentak papan susteran. Rupanya dari kaki anak-anak SEKAMI inilah asal bunyi hentakan itu. Anak-anak SEKAMI lengkap dengan pakaian adat Ga’ai menampilkan persembahan terbaik mereka dalam tarian selamat datang.
Rasa gembira serta haru memenuhi hati suster Lidwin ketika melihat animo dan keramahan anak-anak sekami membawakan tari selamat datang. Ucapan selamat datang oleh Pastor Stanis Kuway MSC sebagai pastor Paroki dan Suster M. Angelita PRR sebagai pemimpin komunitas PRR kepada  suster Pemimpin Regio. Suasana kegembiraan itu semakin riuh ketika ditampilkan tarian tunggal oleh anak-anak sekami dalam lanjutan upacara selamat datang sambil menikmati kue-kue buatan ibu-ibu Long Ayan.
Perasaan gembira dan bahagia sungguh dirasakan oleh komunitas kami karena visitasi perdana ini. komunitas kami sungguh mendapatkan perhatian dari kongregasi lewat kehadiran Sr. M. Lidwin PRR. Kehadiran suster pemimpin ini diisi dengan acara sharing bersama dan mendengarkan, serta berdilog hati dengan para suster komunitas Long Ayan. Beliau sungguh telah hadir menghirup udara yang dihirup oleh komunitas kami, kata seorang suster.
Selama lima hari berada di Long Ayan Segah, suster pemimpin Regio juga diajak untuk berkunjung ke salah satu stasi  di daerah “Hulu”  (Long Laai). Suster merasa terharu tapi juga bangga karena para suster PRR dapat ‘menyatu’  dengan umat dan masyarakat yang sederhana. Sesudah melaksanakan visitasinya kepada para suster PRR komunitas Long Ayan, suster diantar oleh Pastor Stanis dan Suster Angelita melewati jalan Sawit Sambarata. Selamat jalan suster semoga Suster  M. Lidwin PRR sebagai pemimpin regio  tidak jemu - jemu mengadakan visitasi lagi ke bumi Segah.
(Sr. M. Fabby PRR + P. Stan MSC)


No comments:

Post a Comment