Friday, June 17, 2011

SR. JEANE WURE, SMSJ, -SUSTER DIODIOS KKI- PINDAH TUGAS

Selasa 14 Juni 2011, bersamaan dengan pesta ulang tahun Pastor Pius Rettop, MSC, Sr Jean Wure, SMSJ berpamitan untuk menjalani tugas perutusan baru di Nabire, Keuskupan Timika.



Pada perpisahan ini dihadiri oleh Keluarga Keuskupan, Dewan Harian Pastoral Paroki Katedral, Keluarga pastoran Katedral, perwakilan anak-anak Sekami Katedral, Komunitas suster SMSJ dan OSF berserta beberapa umat. Perpisahan ini berisi sharing pengalaman Sr. Jean dan ucapan terima kasih dari Mgr. Harjosusanto, MSF.
              Sr Jean mensharingkan bahwa perutusan di Keuskupan Tanjung Selor selama 6 tahun merupakan proses pembelajaran yang sangat berharga dalam pelayanan pastoral. Dalam dinamika pastoral Keuskupan Tajung Selor, Sr Jean merasa terpujilah di antara pria. Sr Jean merupakan perempuan sendiri dalam rapat Pastores yang membahas pastoral keuskupan. Kebersamaan bersama para pastor dirasakan meneguhkan untuk kreatif dalam berpastoral. Sr. Jean senang dan bangga melihat para pastor yang semangat dalam pelayanan pastoral. Terlebih juga meneladan kesederhanaan Bapak uskup dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman berharga yang dialami Sr. Jean dalam keuskupan ini adalah diberi kesempatan untuk menyapa dan mengujungi seluruh paroki-paroki yang ada di wilayah keuskupan. Sr. Jean menuturkan bahwa pengalaman kunjungan ini pengalaman istimewa dan langka karena tidak semua suster atau pastor yang menjalani perutusan di keuskupan ini mendapat kesempatan untuk berkunjung ke paroki-paroki di wilayah keuskupan ini. Sr. Jean juga berterima kasih khususnya pada para animator-animatris yang telah mendukung dalam mendampingi anak dan mengembangkan iman anak. Semangat dan kreativitas mereka yang juga menyemangati karya pelayanan Sr. Jean.
Apa yang disharingkan Sr. Jean di atas mendapat peneguhan dari Bapak Uskup, Mgr Harjosusanto, MSF. Mgr. Harjosusanto, MSF mewakili seluruh umat keuskupan mengucapkan terima kasih atas keterlibatan Sr. Jean dalam pelayanan pastoral di keuskupan. Bapak uskup merasakan semangat dan kegembiraan Sr. Jean dalam pelayanannya. Kegembiraan yang selalu dibawa dan diwartakan Sr. Jean dalam karyanya. Pelayanan dengan kegembiraan ini pantas diteladani. Mgr. Harjosusanto,MSF mengisahkan bahwa saat mengalami kegembiraan Sr. Jean tidak segan-segan mengungkapkan dan mensharingkannya. Kebiasaan yang ada adalah orang mudah mencaritakan permasalahan dan keluh kesah mengenai situasi yang tidak mengenaknya. Di akhir sambutannya, Mgr Harjosusanto mengucapkan maaf beliau karena kekurangan dan kesalahan yang pernah dilakukan kepada Sr. Jean. Beliau juga berharap semoga pengalaman pelayanan di Keuskupan Tanjung Selor bisa bermanfaat untuk pelayanan di tempat perutusan baru.
Perpisahan Sr. Jean ini diakhiri dengan makan bersama. Sambil makan, anak-anak Sekami Stasi St. Mikael Jelarai menghibur dengan menyanyikan lagu-lagu Sekami yang pernah diajarkan Sr. Jean.
Sr. Jean selamat berkarya di tempat yang baru. Selamat membagikan kegembiraan kepada banyak orang yang dijumpai sehingga mereka semakin mengalami Yesus…..
MoEd


No comments:

Post a Comment