Tuesday, July 12, 2011

TELADAN HIDUP SANTO YOSEPH BAGI SUSTER-SUSTER SMSJ DALAM PANGGILAN DAN KARYA PERUTUSAN


Tarekat Suster Dina Santo Yoseph, hadir dan berkarya di Kalimantan Timur sudah kurang lebih 8 tahun. Suster-suster hadir dan berkarya di bidang pendidikan, Kesehatan, pastoral dan karya sosial. Mgr. Petrus Yoseph Savelberg adalah seorang pendiri Tarekat yang memberkan nama kepada suster-susternya sebagi suster kecil danri pohonnnya Santo Fransiskus Asisi yang berlindung di bawah naungan Santo Yoseph. Alasannya pendiri memilih Santo Yoseph sebagai pelindung konggregasi, oleh karena kesaksian para suster zaman itu yang sering menerima perlindungan dari Santo seph ketika para suster menjalankan karya perutusannya.


Spiritualitas Tarekat kita.Bagi kita ia men-jadi teladan inspiratif dalam hal keadilan menurut kitab suci.Dalam injil ia disebut orang yang jujur dan adil (Mat 1:19;Mzm 1;Hab 2:4). Dengan sikap yang jujur dan penuh iman itu,ia mengarahkan seluruh hidupnya kepada sabda Allah,yang dalam kegelapan hidup menunujukan kepadanya tem-patnya dalam karya penyelamatan Allah,demi penjelmaan putra Allah,yang lahir dari perawan Maria(Mat 1:18-25). Artikel ini banyak mengungkapkan nilai-nilai kepribadian yang dimiliki oleh Santo Yoseph.Konstitusi Suster Dina Santo Yoseph,kitab suci dan pendiri mau meng-ungkapkan seorang pribadi yoseph yang sederhana, rendah hati, beriman, setia, jujur, taat dan pekerja ke-ras.Yoseph yang sederhana tampak jelas dalm profesi hidupnya sebagai tukang kayu.Ia dikenal sebagai tukang kayu dipercayakan Allah untuk mendampingi Maria dan Yesus.
   Dengan bercermin pada Santo Yoseph,Suster-susuter SMSJ diinspirasikan untuk dapat melakukan tugasnya. Karya yang dilakukan oleh para suster dapat memancar-kan nilai-nilai hidup pribadi Santo Yoseph,ketika seorang SMSJ dengan keserdehanaan,dan kerendahan hatinya menjalankan karya perutusannya penuh ketaatan dan kesetiaan sebagai Suster SMSJ yang dipanggil untuk mem-berikan kesaksian Hidup ditengah-tengah masyarakat zaman ini,harus mampu untuk mengimplementasikan de-ngan benar-benar semangat pengorbanan diri yang tu-lus,dan semangat juang yang tinggi dalam mewujudkan kesaksian hidup yang nyata lewat sikap,tutur kata, perilaku hidup yang sesuai dengan spiritualitas SMSJ, dan nilai hidup pribadi Santo Yoseph.Dalam karya pelayanan oleh para suster SMSJ, tampak dalam pelayanan terhadap mereka yang sakit, mereka yang datang berobat diklinik diterima dengan baik sebagai saudara dan saudari, yang membutuhkan pertolongan.J uga terhadap kaum muda-mudi yang membutuhkan pembinaan iman dan pendidikan yang baik, lewat karya pelayanan di asrama. Pendidikan dasar pada anak-anak usia dini juga mendapat perhatian khusus dalam kar-ya tarekat kami, hal ini nam-pak dalam pendidikan anak usia taman kanak-kanak. Kegiatan pastoral me-ngunjungi umat di stasi-stasi dengan memberikan pelayan-an rohani dan kesehatan,sekaligus mendengar dan melihat secara langsung kehidupan beriman umat dalam bermasyarakat, merupakan bentuk pelayanan yang nyata dalam menumbuhkembangkan iman umat akan kehadiran Allah yang menolong dalam setiap peristiwa hidup mereka.Dengan keserdahanaan dan kesetiaan serta semangat kerja keras, oleh seorang SMSJ berusaha untuk menghidupkan teladan santo yoseph di tengah-tengah karya perutusan dan panggilan hidup sebagai seorang religius SMSJ yang terpanggil.tutur kata yang baik ,rendah hati, sederhana, setia,taat dan pekerja keras ,lahir dari seorang SMSJ yang mampu bercermin pada sikap pribadi santo yoseph yang sesungguhnya.Hidup di dunia tidak luput dari tantangan dan cobaan.Tragedi berdarah yang terjadi di maluku,ketika salah seorang suster kami harus menjadi korban,hilang entah dimana keberadaannya sampai saat ini ,merupakan salah satu dari sekian pengalaman para suster, yang mengungkapkan bahwa kami memiliki iman kepercayaan yang kuat akan kehadiran Allah yang menolong.sampai saat ini kami tetap berkarya di sana,walaupun kami harus berhadapan dengan orang-orang yang kurang simpati kami mencoba hadir disana mengulurkan tangan kami,untuk kami harus berjan agar tetap bertahan dan yakin pada penyelenggara-an ilahi, bahwa semuany akan baik-baik saja.pengalaman mengalami kesulitan dalam tugas, suster-suster mengi-mani bahwa Allah tak pernah meninggalkan ataupun membiarkan kami tertidur dalam ketakutan ataupun terlantar.Allah sungguh berperan dalam hidup kami,lewat karya perutusan yang ia percayakan kepada kami melalui tarekat SMSJ.Seperti yang di ungkapkan oleh bapak pendiri tarekat SMSJ,dalam semboyanannya mengatakan ‘’ALLAH MENOLONG DAHULU,ALLAH MENO-LONG SEKARANGn,ALLAH TETAP AKAN MENO-LONG‘’. Pengakuan pendiri akan Al lah yang menolong, lahir dari pengalaman hidupnya ketika pendiri memulai dengan karya-karyanya.pada zamannya,banyak orang -anak yatim piatu, serta kaum marginal yang men-dapat tempat khusus di hati pendiri.pendiri meng-alami bahwa kekuatan imannya yang teguh akan Pe-nyelenggaran Ilahi, memampukan Ia memulai misi perutusannya pada waktu itu,dan pada akhirnya di teruskan oleh putri-putrinya sampai saat ini.Semboyan pendiri menjadi semangat dan kekuatan dalam hidup kami para suster SMSJ,ketika kami hadir di tengah-tengah saudara-saudari yang membutuhkan uluran tangan kami.Lewat pesta Pelindung tarekat yang kami rayakan tanggal 19 maret 2011 ini,dalam suasana persaudaran dan dalam satu keluarga SMSJ,secara bersama-sama kami dari komunitas Santa Anna Tanjung Redeb ikut bergabung bersama para saudari yang ada di komunitas Asisi Tanjung Selor, khususnya bagi para suster yang berkarya di Ke-uskupan Tanjung Selor Kalimantan Timur,mengadakan pe-rayan syukur secara,bersama diawali dengan rekoleksi yang dipimpin langsung oleh P.Andita Triayanto MSF,sekaligus di tutup dengan perayaan Ekaristi Kudus. Dalam bahan re-nungannya P.Andita mengajak kami masing-masing sebagai anggota SMSJ untuk terus bercermin pada seorang Santo Yoseph yang sederhana,rendah hati,setia,taat,jujur dan ber-iman dalam hidup dan Karya perutusan.Kehadiran Mgr.Yustinus Harjosusanto MSF,merupakan sala satu bentuk dukungan bagi kami para suster dalam menjalan karya hidup dan perutusan kami khususnya di keuskupan Tanjung Selor.Selain itu kehadiran para Imam dan sesama suster yang ada di tanjung selor,melengkapi perayaan syukur kami dalam suasana kegembiraan dan penuh persaudaraan.Semoga kehadiran suster-suster SMSJ ditengah-tengah umat yang ada di keuskupan Tanjung Selor, menjadi tanda kehadiran Allah yang menolong dahulu, sekarang dan tetap akan menolong, dan semoga Santo Yoseph tetap menjadi pelindung dalam hidup dan karya di manapun kita berada.     

Saudari Dina
                                                                                                                                       Sr. Clara M, SMSJ

No comments:

Post a Comment