Friday, December 3, 2010

The Agent of Change



Mulyono
Dari pelatihan ini yang saya rasakan sari beberapa sesion, saya memperoleh pengalaman yang baru yang sangat bermanfaat buat diri saya sendiri dan juga untuk perkembangan OMK di paroki saya melihat nara sumber yang tepat dan berbobot. Jadi dalam pelaksanaannya pun benar-benar memberikan materi yang tepat bagi OMK sekarang ini. Antara lain dari para pastor baik dari KWI maupun keuskupan ada juga dari ketua/anggota DPRD dan juga dari dosen.
Semua materi yang diberikan benar-benar memberikan inspirasi kepada saya untuk dapat mengembangkan OMK di paroki. Peserta yang berasal dari beberapa keuskupan semua sangat inspiratif dan menyenangkan sehingga saya mendapat pengalaman baru dari beberapa daerah untuk mengembangkan sehingga saya mendapat pengalaman baru dari beberapa daerah untuk mengembangkan OMK di paroki masing-masing dan juga dapat membentuk jaringan yang baru

Katarina (RINA)
Kesan saya selama mengikuti kegiatan ini adalah saya merasa bangga dan senang karena bisa mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini. Karena kegiatan ini membuka wawasan pengetahuan saya dengan lebih luas lagi tentang OMK dan bagaimana cara-cara pendampingan.
Dengan kesempatan ini juga saya bisa bertemu teman-teman dari paroki lain dan bahkan keuskupan yang lain sehingga dapat berbagi dan belajar dari pengalaman tentang OMK dan cara pendampingan.

Ernawati
Ketika aku melangkah..dengan berat meninggalkan rumah menuju suatu tempat yang aku belum tahu apa yang akan terjadi diana kebahagiaankah?...kegembiraankah?...atau jutru kesusahan bahakan kesedihan yang nanti aku dapatkan… namun ternyata di tempat ini aku menemukan banyak pengetahuan luas tentang OMK bagaimana beradaptasi dengan OMK lainnya.
Dan selama mengikuti OMK ini saya sungguh bahagia dan bangga karna dapat diberikesempatan mengikuti kegiatan seperti ini bertemu dengan sanak saudara yang berada di keuskupan lain. Ini merupakan pangalaman yang bagi saya merupakan pertama yang menyenangkan..harapan saya bisa berkumpul lagi…

Oncu Lazar
Pengalaman dan hal penting yang di dapatkan dalam kegiatan “Pertemuan Pembina OMK Regio Provinsi Gerejawi  Samarinda” menurut saya materi-materi yang didapatkan sangat baik sehingga menjadi masukan dan pengalaman untuk saya ketika kembali ke paroki. Secara sederhana saya menyimpulkan bahwa untuk mengatasi masalah yang dihidupi dalam mengumpulkan Orang Muda Katolik perlu adanya tindakan dan perbuatan dengan cara melakukan pendekatan terhadap para Orang Muda Katolik dari hal-hal yang sederhana, konkritnya di mulai dari stasi…

Mira Charolina
Kesan-kesan saya :
1.       Keren abis narasumbernya
2.       Woowww…
Jadi kesan saya OMK sangat berperan dalam pertumbuhan Gereja di mana dituntut peran nyata OMK di tengah hidup bermasyarakat.
My Jesus gives OMK:
-          A smile for every tear
-          A rainbow for every storm
-          A blessing for each trial
-          An answer for every prayer
-          And a miracle for OMK…

Odik
1.        membuka wawasan, pengalaman-pengalaman baru yang sangat berarti buat saya pribadi
2.       Memberikan motivasi buat saya sendiri tau agar lebih aktif lagi terutama untuk memotivasi teman-teman supaya lebih aktif lagi dan tangkas dalam mensikapi perubahan jaman
3.       Pentingnya kerjasama tuk perkembangan OMK (OMK sendiri, pembina Gereja dan pemerintah)
4.       Dituntut untuk bisa membuka diri dalam action yang positif salah satu contohnya menjalin komunikasi dengan kaum muda lain di luar katolik sendiri

Anie
Pertama kali dapat kabat berangkat ke Balikpapan.. Wuaaa..senang banget! Bakal dapat pengalaman baru nie. Tapi beranjak malam, rasa kuatir juga tiba-tiba datang. Tanggung jawab di tempat kerja juga gak bisa diabaikan tapi puji syu
Kur proses perijinan berjalan dengan baik. Lega banget!!! Perjalanan menuju Balikpapan pun dimulai. Jujur awalnya gak ngerti kegiatan seperti apa yang akan dilalui, tapi hari pertama setelah mengikuti pembukaan semuanya jadi tampak jelas. O….ternyata materi-materi dari kegiatan ini bertujuan untuk membangun OMK agar dapat berguna bagi diri sendirii, Gereja dan bangsa. Melalui pendampingan –pendampingan yang dari pembina-pembina yang telah dikaderkan.
Dalam mengikuti kegiatan ini sebagai OMK. Emmm…banyak pengalaman dan pengethuan baru yang saya dapat mengenai bagaimana cara merangkul teman-teman OMK dan juga kegiatan-kegiatan yang benar-benar penting dilakukan dalam organisasi OMK. Satu lagi saya rasa kegiatan ini juga membangun kepercayaan diri saya.
Mengikuti kegiatan ini juga seperti membuka salah satu pintu dipikiran saya. Hl-hal yang gak pernah dipikirkan dan dibayangkan tiba-tiba muncul kepermukaan dan hal-hal yang dulu dianggapi benar sepertinya harus di kaji ulang.
Intinya saya senang diberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini dan harapan saya semoga setelah mengikuti kegiatan ini OMK di paroki-paroki dapat berkembang menjadi lebih baik lagi. Amin.

Maria Agelus Lodang
Kami menyadari pertemuan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan OMK ditingkatkan  paroki maupun keuskupan. Begitu banyak hal yang ditemukan baik dari sisi negatifnya maupun dari sisi positifnya. Dari sisi negatifna misalnya:
-          OMK dinilai kurang terlibat dalam kegiatan Gereja
-          OMK hanya lebih suka yang hura-hura kurang membangun komunikasi antar pastor paroki dengan kaum muda
-          Kurang memahami nilai-nilai kristiani terutama pengetahuan tentang agama katolik
-          Tidak adanya dialog untuk membangun kebersamaan
Sedangkan nilai positifnya:
-          Memberikan kesempatan pada OMK untuk berkreasi sesuai talenta yang dimilikinya
-          Peserta dapat menemukan jati diri lewat permainan pada materi psykologi
Untuk membentuk sebuah kepribadian dalam hal ini OMK memang membutuhkan proses.
Untuk semua ini menjadi tanggung jawab dan peran serta dari semua pihak baik dari sisi Gereja maupun pemerintah.
“Mari kita bergandengan tangan membangun suatu kebersamaan dalam membangun Gereja ke depan.


Fransiska
Awalnya saat mendapatkan surat edaran tentang kegiatan ini terlintas di benak saya” wah…pertemuan pembina OMK. Tapi koq ada nama saya ya? Ternyata saya juga diperhitungkan dalam kegiatan-kegiatan semacam ini..” kemudian saya berubah pikiran dan mengatakan “ kayanya saya ga bisa ikut deh. Masih banyak tugas yang harus saya selesaikan di Tarakan” Tetapi kemudaian setelah mendapat informasi bahwa orang-orang yang terdaftar di surat edaran tersebut tidak dapat digantikan, maka akhirnya saya memutuskan untuk pergi. Setelah sampai di sini dan mengikuti rangkaian kegiatan ini sampai selesai. Saya merasa sangat bahagia karena saya bisa bertemu dengan sodara-sodara yang seiman dari berbagai tempat. Saya juga mendapatkan pencerahan dari setiap materi yang diberikan pleh narasumber yang pada intinya OMK harus mampu menjadi ujung tombak Gereja dalam arti OMK sebagai pionir penggerak Gereja dan juga mampu menjadi inspirasi bagi kaum muda lain di sekitarnya. Terima kasih kepada Bimas Katolik yang telah menjadi fasilitator antar OMK KASRI. Semoga kegiatan semacam ini menjadi agenda tahunan Bimas Katolik. Shaloom. God Bless

No comments:

Post a Comment