Sunday, June 3, 2018

Kegiatan Pra JAMNAS Sekami 2018 dan Pembekalan Animator, Animatris dan Sekami Remaja Keuskupan Tanjung Selor

KTS-KKI: SEKAMI - Beberapa hari ini, tepatnya di Rumah Bina Emaus Keuskupan Tanjung Selor, Kalimantan Utara, dipenuhi oleh keceriaan anak-anak remaja dan animator animatris dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Tanjung Selor.


Tepatnya pada tanggal 30 Mei - 3 Juni 2018, dipandu oleh Sr. Gerarda, Bruder Sigit dan Kak Kory sekaligus sebagai animator dari Paroki Nunukan, diadakan pembekalan bagi Animator dan Animatris serta perwakilan remaja dari setiap paroki-paroki di wilayah Keuskupan Tanjung Selor. Paroki yang ikut terlibat adalah Paroki Katedral St. Maria Asumpta Tanjung Selor, Paroki St. Yosef Pekerja Juata Tarakan, Paroki St. Maria Imakulata Tarakan, Paroki Mensalong dan St. Gabriel Nunukan, Paroki St. Lukas Apokayan, Paroki Tanjung Redeb, Paroki St. Petrus Sungai Kayan dan Paroki St. Carolus Sekatak. Setiap Paroki tersebut mengirimkan 1 animator atau animatris dan 2 remaja (Kecuali Paroki St. Petrus Sungai Kayan yang mengirimkan 3 remaja tanpa animator/animatris dan paroki Katedral St. Maria Asumpta yang mengirimkan 1 animatris dan 3 remaja).



Kegiatan dibuka dengan perkenalan dari seluruh animator dan animatris serta remaja, diselingi dengan latihan gerak dan lagu. Acara hari pertama ditutup dengan doa Rosario Misioner.



Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan Misa Pagi yang dipersembahkan oleh Vikjen KTS Alex Palino MSC, kemudian sarapan pagi dan outbond di bawah pengarahan dan bimbingan Bruder Sigit. 



Salah satu permainan yang paling seru bagi peserta dan juga sebagai permainan atau game terakhir adalah permainan Kolam Betesda, di mana para Remaja dan Animator animatris berjibaku mengisi air ke dalam pipa yang bolong-bolong. Di sini, semua peserta dituntut untuk saling bekerja sama dan saling memperkatikan kebutuhan satu dan yang lainnya. Kegiatan ditutup dengan sharing bersama dan dilanjutkan dengan GL dan evaluasi. Acara hari kedua ditutup dengan doa Rosario Misioner.



Kegiatan hari ke tiga antara lain Misa Pagi dipersembahkan oleh Pastor Libertus Suyono MSF, diskusi kelompok, sharing kitab suci dan kreasi seni di mana setiap kelompok menampilkan Yel Yel hasil diskusi kelompok. Selanjutnya kegiatan GL dan diakhiri dengan Jungle Survival. 



Hari ke empat diawali dengan Misa Pagi, dilanjutkan dengan sharing pengalaman terkait kegiatan Jungle Survival sebelumnya. Kegiatan di hari ini antara lain GL, pemantapan Yel Yel dan Theme Song, serta ditutup dengan ibadat Taize. Namun, sebelum ibadat Taize, pada pukul 17.00, semua peserta mendapatkan sapaan dari Yang Mulia Bapa Uskup Keuskupan Tanjung Selor yang baru saja terpilih, MGR Paulinus Yan Olla, MSF.



Kegiatan ditutup dengan Misa perutusan bersama Bapa Uskup dan farewell bagi semua peserta untuk kembali ke Paroki masing-masing. (JMalino)

No comments:

Post a Comment